Rasulullah tidak pernah melewatkan malamnya kecuali untuk beribadah kepada Allah SWT. Dalam beberapa ayat al-qur'an disebutkan keutamaan beribadah pada malam hari khususnya sepertiga malam terakhir. Istighfar yang dilakukan oleh Rasulullah tidak kurang dari tujuh puluh kali dalam sehari semalam. Kemudian menyambut pagi dengan shubuh berjama'ah. Awal pagi yang penuh keberkahan. Kegiatannya tidak sampai di situ. Paginya dilanjutkan dengan menyampaikan ilmu Allah untuk memuaskan dahaga para sahabat akan pengetahuan. Juga amal shalih - amal shalih lainnya, sehingga harinya diawali dengan pagi yang penuh kebajikan.
Apa yang dilakukan oleh Rasulullah kemudian dilanjutkan generasi sahabat yang hidup pada masa Rasulullah. Mereka berlomba-lomba berbuat kebajikan sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Sholat malam sebagaimana Rasulullah, tidak ketinggalan shubuh berjama'ah, bersedekah, menjenguk orang sakit, semua dilakukan di pagi hari sehingga hari - hari yang dilalui menjadi hari-hari yang penuh keberkahan pula. Bahkan peperangan pun dilakukan di awal hari. Berbagai strategi pertempuran dibahas di pagi hari. Allah sendiri mengabadikan waktu tersebut dengan menurunkan surat Al-Fajr. Apa yang dilakukan oleh sahabat kemudian diikuti generasi tabi'in, tabi'it tabi'in, dan generasi salafushshalih berikutnya sehingga lahirlah ulama-ulama yang memberikan pengajaran-pengajaran islam yang karya-karyanya tetap abadi sampai saat ini. Kemudian lahir juga ulama yang menggawangi madzhab-madzhab yang berkembang saat ini. Itu semua adalah buah dari kebajikan awal hari yaitu pagi.
Sebagai mukmin, tentunya sudah sepatutnya kita mengikuti apa yang telah dicontohkan oleh Rasulullah, sahabat, tabi'it tabi'in, dan generasi salafushshalih tersebut. Sudah sepatutnya pagi kita mulai dengan berbagai kebajikan. Sholat malam delapan rakaat, tiga witir atau minimal dua rakaat sholat malam dan satu witir. Kemudian bermunajat dengan memperbanyak tasbih, tahlil, tahmid, dan istighfar. Kemudian shubuh tepat waktu dan di masjid berjama'ah untuk laki-laki. Rasulullah SAW melalui sabdanya mengingatkan umatnya yang susah sholat berjama'ah termasuk ke dalam golongan munafik. Kebajikan yang dapat dilakukan berikutnya adalah mempelajari ilmu agama atau tilawah al-qur'an. Tidak menutup kemungkinan banyak kebajikan lain yang lebih harus diprioritaskan misalnya melayat orang meninggal atau menengok orang sakit.
Saudaraku, begitu banyak kebajikan yang dapat kita lakukan di pagi hari. Sudah sepatutnya kita sebagai umat Muhammad menyambut seruan dan ajarannya untuk berbuat bajik di awal hari sehingga kita akan dapat menemukan ketentraman di siang dan malam harinya bahkan di hari berikutnya.
Wallahu'alam Bishshawwab
Jumat, 26 Juni 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar